Seks dan Gender, bedanya?

Gambar dari sini
Warning: Tulisan ini cocok bagi pembaca usia 17 tahun ke kanan.

Tidak sedikit yang bingung membedakan seks dan gender. Saya juga tahu bedanya (kalau tidak salah) dua tahun yang lalu. Awalnya, saya samakan saja keduanya. Ternyata beda sodara-sodara.

Pemahaman tentang seks dan gender ini semakin luas ketika saya mengikuti program pelatihan yang diadakan oleh IMCS (International Movement of Catholic Students) Asia Pacific di Filipina.

Seks adalah (menurut KBBI) n 1 jenis kelamin; 2 hal yg berhubungan dng alat kelamin, spt sanggama: -- merupakan bagian hidup manusia; 3 berahi: -nya timbul ketika menonton film percintaan. Singkatnya, seks bisa dilihat dengan alat indra, mata, bawaan lahir secara biologis. Maka hanya ada dua jenis kelamin secara umum di dunia, perempuan dan laki-laki.

Sedangkan gender adalah (lagi-lagi kita coba lihat KBBI), ada satu kata gender yang sangat kontras dengan apa yang sedang kita cari. Dalam KBBI gender adalah n gamelan Jawa yg dibuat dr bilah-bilah logam berjumlah empat belas buah dng penggema dr bamboo, dan kita tidak sedang membandingkan seks dan gamelan, mari kita lihat Oxford Dictionary.

Merujuk pada Oxford Dictionary, linknya di sini, gender adalah “Either of the two sexes (male and female), especially when considered with reference to social and cultural differences rather than biological ones. The term is also used more broadly to denote a range of identities that do not correspond to established ideas of male and female.” - Salah satu dari dua jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), terutama ketika dianggap dengan mengacu pada perbedaan sosial dan budaya daripada yang biologis (seperti pada pengertian seks di atas). Istilah ini juga digunakan lebih luas untuk menunjukkan berbagai identitas yang tidak sesuai dengan ide-ide yang (sudah) ditetapkan pada laki-laki dan perempuan.

Perbedaan gender dipengaruhi oleh peran sosial-budaya dan dikonstruksikan lingkungan sosial. Singkatnya, gender adalah serangkaian karakteristik yang terikat kepada dan membedakan maskulinitas dan femininitas. Karakteristik tersebut dapat mencakup jenis kelamin (laki-laki, perempuan, atau interseks), hal yang ditentukan berdasarkan jenis kelamin (struktur sosial seperti peran gender), atau identitas gender.

Seksolog Selandia Baru yaitu John Money mencetuskan perbedaan penggunaan istilah jenis kelamin biologis dan gender sebagai peran pada tahun 1955. Sebelum itu, walau sudah digunakan pada abad ke-14, kata gender jarang digunakan untuk menyebut hal lain selain gender gramatikal dalam ilmu bahasa. Definisi yang diajukan oleh Money tidak langsung banyak diakui sebelum akhirnya pada dekade 1970-an ketika teori feminis mengangkat konsep perbedaan antara jenis kelamin biologis dan gender sebagai konstruksi sosial. Definisi tersebut hingga kini masih digunakan untuk beberapa konteks seperti dalam ilmu sosial dan beberapa dokumen terbitan WHO, Organisasi Kesehatan Dunia.

Pernahkah Anda mendengar larangan-larangan atau keharusan-keharusan berikut? Misalnya, laki-laki tidak boleh menangis di depan umum. Perempuan harus bisa memasak. Warna pink hanyalah digunakan oleh wanita, kalau laki-laki menggunakan baju berwarna pink, ya, kasih komentar sendiri. Begitulah konstruksi sosial telah memberikan pola pikir pada individu-individu yang ada di dalamnya untuk membedakan peran-peran antara laki-laki dan perempuan.

Memang sistem norma dan kepercayaan mengenai gender berbeda-beda dalam masing-masing kebudayaan dan tidak ada standar universal maskulin atau feminin yang berlaku bagi seluruh masyarakat namun secara umum laki-laki adalah pihak yang paling diuntungkan. Misalnya kasus akhir-akhir ini tentang istilah pelakor, (bukan mau mengatakan bahwa yang dilakukannya itu benar, dia juga boleh menolak sebenarnya) perempuan selalu menjadi pihak yang disalahkan sebagai pencuri lelaki orang sedangkan si suami (kelihatannya) tidak diberi sanksi apapun. Lagi, misalnya, kalau perempuan “nembak” laki-laki duluan dianggap “agresif” dan tidak pantas, karena perempuan adalah makhluk pasif dan laki-laki sebagai makhluk yang aktif lah yang harusnya ngajak ciuman lebih dulu, eh! 

Anda setuju yang mana, perempuan yang nembak duluan atau laki-laki yang harus lebih dulu?(T/S)

KOMENTAR

Nama

.id - Jejak Pencarian,3,1000 Lilin,1,1965,1,3 Tahun,1,9 November,1,Adu Domba,1,Advokat,1,Agama,1,Ahok,1,AHY,1,akbid santa benedicta pontianak,1,Aksi 3 Tahun Jokowi-JK,1,Alfred,1,Alumni,1,Anak,2,Ananda,1,Anies,1,Anis Baswedan,1,Antikorupsi,1,Argentina,1,Artikel,24,Asian Games,1,Australia,1,Bahasa,1,Bahasa Inggris,3,Bakti Sosial,1,balaikota Jakarta,1,Bengkulu,1,Berbuah,1,Berita,71,Berita. Sumatra Utara,1,Berjuang,2,Berkarya,2,Berubah,1,Bidan,1,Biografi,1,Bitcoin,1,Black Pather,1,boarding pass,1,Budi Mulia,1,Buku,4,Bumi,1,Bunuh Diri,2,cadar,1,Candu,1,Candu Pesan,1,Candu Pesan Instan,1,Cerpen,5,Changi,1,Cinta,2,Cipayung,1,Cipayung Plus,1,Cookies and Bakery,1,Cooperative Learning,1,CR7,1,Creative Minority,1,Curhat,1,Danau Toba,2,Dara. Kathulistiwa,1,Deepavali,1,Demokrasi,5,Devide et Impera,1,Dies Natalis PMKRI,1,Dilan,1,Diskusi Publik,1,Diwali,1,DIY,1,Djarot Saiful Hidayat.,1,Dogma,1,Doraemon,1,Dosa,1,DPR,2,Dunia,1,Duterte,1,Dwi,1,Emas,1,Eris,1,ESDM,1,Essai,1,Fakultas Kehutanan,1,Fandis,1,Fase,1,Feminin,1,fenomena,1,FIFA World Cup 2018,1,Film,2,Film Porno,1,Filsuf,1,Forum Orang Muda Dunia,1,Fotografi,1,Fransiskus,1,Freeport,1,Friska Sitorus,2,Fun Walk,1,Game,1,Garuda,1,Gaya Hidup,1,Gender,1,Genre Teks,1,Gereja,2,Gubernur,1,Guru,1,Hak Asasi Manusia,1,HAM,4,Harakiri,1,Harapan,1,Hari,1,Hari Bumi,1,Hari Pahlawan,1,Hati Gajah,1,Hegemoni,1,herbal,1,Hindu,1,Hoax,3,Holiday,1,Hong Kong,1,HUKUM,1,Human Rights,1,Human Trafficking,1,hutan,2,Hymne,1,Ignasius Jonan,1,Imunitas,1,Indonesia bangkit,2,informasi,2,Introver,1,ISKA,1,Istri,1,Jambi,1,Jaya,1,Jepang,1,JK,1,Jokowi,1,Kabupaten Sintang,1,Kalimantan Barat,2,Kampanye Sosial,1,Karakter,1,Katakanlah,1,Katolik,2,Kebosanan,1,Kecanduan,1,Kekerasan Anak,2,Kekerasan Polisi,1,Kekerasan Seksual,2,Kelompok Cipayung,2,Keluarga,3,Kemiskinan,1,Kepemimpinan,1,Kerabat Antropologi,1,Kerja Jaringan,2,Kesepian,1,Kita Indonesia,1,Kitabisa,1,KMK,1,Kominfo,1,Komunis,1,Konflik,1,Konten Negatif,1,Kontribusi,1,Korupsi,4,Koruptor,1,Kostulata,1,Kota,1,KPK,4,KPKR,1,Kreatif,1,Kritik Sastra,4,KSN,2,Kufur,1,Kurnia Patma,2,KWI,2,Larantuka,1,LDKM,1,Lingko Ammi,1,Liovina,1,Literasi,2,LKK,1,Low Budget,1,LPDP,2,Luka,2,Lut_q,1,Mahasiswa,3,mahasiswa katolik,1,maliku,1,Marz,1,Maumere,1,MDGs,1,Media online,1,Media Sosial,3,Membaca,6,Meme,1,Menangis,1,Menkominfo,1,Menulis,4,Mesir,1,Messi,1,Milenial,1,Minder,1,Moral Negara,1,Moralitas Negara,1,Mother Earth,1,MPAB,4,Muda,3,Myanmar,1,Nagakeo,1,Narkoba,1,Nasional,1,Natal,1,Nawa Cita,1,Negro,1,Nilai-nilai,1,Nommensen,1,NTT,3,Opening Ceremony,1,Opini,56,Orang Muda,4,Organisasi,4,Ormas,1,Pahlawan,1,Palopo,1,Pancasila,2,Papua,1,Partai Politik,1,Passport,1,Patriarkis,1,Paus,1,Pedagang,1,Pelantikan,2,Pelantikan Anggota Baru,1,Pematangsiantar,3,Pembelajaran Kooperatif,1,Pemerintah,1,Pemimpin,2,Pemuda,2,Pemudi,1,Pendidikan,4,Pendidikan Indonesia,2,pengabdian,1,pengamat,1,Penonton,1,Penulis,1,Perang,1,Perbedaan,1,Percaya Diri,1,Perempuan,1,perkebunan,1,PERPPU,1,Persimpangan,1,Pesan Instan,1,Pewarta,1,Philosophy Award,1,PMKRI,33,PMKRI Bengkulu,1,PMKRI Cabang Bengkulu,1,PMKRI cabang maumere,1,PMKRI cabang Pematangsiantar,1,PMKRI Cabang Tondano,1,PMKRI Cabang Yogyakarta,1,PMKRI Manokwari,1,PMKRI Pematangsiantar,1,Politikus,1,Politk,1,Pontianak,2,Portugal,1,PPDKS,1,Prancis,1,Presiden,1,Pribumi,1,Puisi,14,Pulang,2,Pulang Kampung,1,Qiana,1,Radikal,1,Radikalisme,2,Refleksi,2,Refleksi Sumpah Pemuda,1,Reformasi,1,Review Buku,2,Riview,1,Robertus Dagul,1,Rohingya,2,Romo Prof. DR. Franz Magnis-Suseno,1,Ronaldo,1,Sahabat,1,Sangge-sangge,1,SBY,1,SDGs,1,SDN Nggoang,1,Sejawat,1,Sekolah,1,Seks,1,serai,1,Simalungun,1,SJ,1,sm3t,1,Sosdodihardjo,1,Sosial,2,Spirit,1,Sriwijaya Air,1,Stadium General,1,Studium Generale,1,Sukses,1,Sulawesi Utara,1,Sumpah Pemuda,1,Surat,1,Surat Terbuka,2,Suster,1,Sydney Opera House,1,Taruna Merah Putih,1,Tembok,1,Thomas,1,Tiga,1,TMP,1,Tomson,2,Tomson Sabungan Silalahi,2,Tri Hari Suci,1,Trip N Vlog,1,TRIP N VLOG #PULANG KAMPUNG,1,Tungku Batu,1,UGM,1,UNIPA,1,Universitas HKBP Nommensen,1,Universitas pakuan bogor.,1,Universitas Tanjungpura,1,UNJ,1,Urban,1,Uruguay,1,UU MD3,1,Valentine,1,Vatikan,1,Vatkian,1,Veteran,1,Vox Point,1,wacana,2,wanita,1,War On Drugs,1,Wartawan,1,WiFi,1,World Youth Forum,1,WYF2017,2,YLBHI,1,Yogen,7,Yogyakarta,1,Zaman Now,1,
ltr
item
katakanlah: Seks dan Gender, bedanya?
Seks dan Gender, bedanya?
Warning: Tulisan ini cocok bagi pembaca usia 17 tahun ke kanan.
https://2.bp.blogspot.com/-e8anQPddVL0/Wyk_txRHtQI/AAAAAAAAAm8/6t9G2sAzFL43KpSFHhfKBDyRLQKe9czawCLcBGAs/s640/maxresdefault.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-e8anQPddVL0/Wyk_txRHtQI/AAAAAAAAAm8/6t9G2sAzFL43KpSFHhfKBDyRLQKe9czawCLcBGAs/s72-c/maxresdefault.jpg
katakanlah
http://www.katakanlah.com/2018/06/seks-dan-gender-bedanya.html
http://www.katakanlah.com/
http://www.katakanlah.com/
http://www.katakanlah.com/2018/06/seks-dan-gender-bedanya.html
true
8814382905702038148
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All rekomendasi LABEL arsip CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy