Peran Mahasiswa Menghadapi COVID-19


Oleh: Destri Nawaty Samosir*

Sudah lebih dari tiga bulan ini kita mendengar istilah kata pandemi COVID-19 di mana Indonesia sangat berfokus di dalam menanggapi pandemi COVID-19. Dampak yang ditimbulkan dari pandemi ini sangat terasa di berbagai sektor sehingga menimbulkan berbagai macam hal, seperti angka kematian yang semakin meningkat, pertumbuhan ekonomi yang melambat, dan naiknya tingkat pengangguran di mana kita harus bekerja di rumah, belajar di rumah dan beribadah di rumah.

COVID-19? Mungkin arti dari COVID-19 bukanlah kata yang sangat langka kita dengar, bahkan anak-anak yang umur 3 tahun sudah mengetahui apa itu COVID-19 agar mereka terbiasa menjaga kebersihan dengan arahan orang tua.

Secara umum, COVID-19 adalah sesuatu yang tidak pernah kita perkirakan sebelumnya, di mana virus ini bisa berubah menjadi virus endemik di tengah masyarakat dan ada kemungkinan virus ini tidak aka  musnah sepenuhnya. Dari keterangan Dale Fisher, Pejabat Jaringan Peringatan dan Respons Wabah Global WHO, dikatakan bahwa vaksin COVID-19 kemungkinan baru akan siap akhir tahun 2020.

Hal inilah yang membuat masyarakat Indonesia dalam posisi dilematis. Setelah adanya PSBB yang diterapkan, kini pemerintah Indonesia  bersiap untuk memutar kembali roda ekonomi yang lesu yang pertama terlihat Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia harus hidup berdamai dengan COVID-19 sampai ditemukan vaksin yang efektif.

Pernyataan tersebut diterjemahkan dengan istilah “New Normal” atau kenormalan baru. Skenario kenormalan baru telah disiapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan dimulai sejak 1 Juni, di mana industri dan jasa sudah boleh beroperasi dengan mengikuti protokol kesehatan.

Pada awal perencanaan tersebut, terdapat lima fase kenormalan baru, yakni 1 Juni, 8 Juni, 15 Juni, 6 Juli, serta 20 Juli. Pesiapan besar-besaran menuju era kenormalan baru ditandai dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke berbagai titik strategis untuk memantau persiapan kenormalan baru. Kebijakan Kenormalan Baru ini, di satu sisi masyarakat akan rentan tertular virus jika protokol jaga jarak dilonggarkan, namun di sisi lain memaksa orang-orang untuk tetap tinggal di rumah juga akan berdampak berat pada ekonomi.



Dalam rangka mengkonkritkan fase kenormalan baru, Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan mengenai panduan “Pencegahan dan Pengendalian COVID-19” di tempat kerja atau di sekolah dan di kampus, di mana menjaga jarak minimal dari rekan kerjanya ketika masuk kantor, lalu melakukan pengukuran suhu dengan menggunakan thermogun pada pintu masuk serta pengunaan masker harus menjadi sebuah kewajiban.

Segala daya upaya pemerintah Indonesia dalam rangka menjalankan kenormalan baru terlihat menyakinkan, akan tetapi apakah kita sudah siap menerapkan Kenormalan Baru ini?

Dari berbagai pendapat mahasiswa, mengatakan bahwa dengan diterapkan Kenormalan Baru mereka belum menerima, sebab berlangsungnya kuliah daring dengan tidak menggunakan fasilitas kampus, tidak ada bantuan dari kampus untuk meringkankan paket internet dan tidak ada pengurangan UKT (Uang Kuliah Tunggal) membuat mereka keberatan, karena perekonomian orangtua yang merosot dan biaya untuk sekolah adiknya juga harus dipenuhi.

Adapun pendapat mahasiswa setuju dengan diterapkannya Kenormalan Baru alasanya sangat manusiawi; tidak betah dengan situasi saat ini yang terus diminta diam di rumah. Manusia normal memang perlu berinteraksi secara luas dengan manusia lain.

”Kesulitan yang lain kami perlu mencari buku panduan penuntun studi, karena situasi seperti ini banyak toko yang tutup dan berharap toko perbelanjaan buku  buka lagi dan kami sangat kurang mengerti dengan revisi-revisi pada skripsi kami,” ucap mahasiswa semester akhir.

Dengan adanya Kenormalan Baru mereka sangat sering menata kesehariannya dengan pola makan teratur dan rajin berolahraga agar imun tubuh terjaga serta mengubah tatanan kehidupan yang lama menjadi yang baru,” tambah Mahasiswa lainnya.

Dengan adanya penerapan kenormalan baru maka akan banyak yang berubah dalam kehidupan para mahasiswa dan siapa saja. Keluar rumah menggunakan masker, menjaga jarak sosial di tempat umum, mengkomsumsi makanan sehat, rajin olahraga dan patuh pada protokol kesehatan lainnya.

Menjalani hidup Kenormalan Baru dalam artian kita membiasakan hidup berdampingan dengan virus ini. Adapun peran mahasiswa dalam menghadapi Kenormalan Baru, yaitu dengan mengubah baru cara kehidupan lama menjadi yang baru dan kata yang paling dalam, yaitu menciptakan sebuah ekosistem yang dipenuhi rasa saling menghargai, saling peduli, serta saling mendukung.

Nah, di bidang manakah mahasiswa harus ikut turut berkerja?

Mungkin, kita yang sebagai mahasiswa menarik hal tersebut ke diri kita sendiri sebagai mahasiswa dengan kata apa yang bisa saya perbuat dalam menghadapi Kenormalan Baru ini.

Jikapun ada yang membutuhan tenaga kita sebagai mahasiswa, misalnya membantu memberikan edukasi COVID-19, memberikan bantuan disinfektan ke daerah sekitar kampus, membagikan masker, dan lain sebagaianya kita harus siap.

Gambar: Kompas.com

Lalu jika kita mempunyai peran dalam menghadapi Kenormalan Baru di tengah pandemi COVID-19, apakah kita merasa ada kendala?

Mungkin sebagian dari pendapat mahasiswa mengatakan ada kendala yang harus mereka hadapi dalam menghadapi kenormalan baru di tengah COVID-19 dan ada juga mahasiswa yang mengatakan tidak mempunyai kendala.

Lalu bagaimana tanggapan kita sebagai mahasiswa untuk mengatasi kendala yang terjadi?

Mungkin dengan cara mengajak mahasiswa lainnya untuk turut bekerja, misalnya mengadakan penggalangan dana dari organisasi mahasiwa dengan mengajak seluruh anggota organisasi ikut serta.

Di dalam memasuki Kenormalan Baru kita sebagai mahasiswa haruslah turut berperan jika dibutuhkan di dalam menghadapi Kenormalan Baru, sebab berdamai dengan COVID-19 bukan berarti mengangap bahwa ini merupakan penyakit biasa. Nyatanya virus ini telah mempengaruhi jutaan orang di dunia.

Oleh karena penemuan dan produksi vaksin masih membutuhkan waktu, yang bisa kita lakukan adalah mencegah penyebarannya. Sekian.

*Penulis adalah anggota biasa PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi Tahun 2020, juga merupakan mahasiswa di salah satu kampus di Kota Pematangsiantar.

KOMENTAR

Ads

Nama

.id - Jejak Pencarian,4,#fempop,1,1000 Lilin,1,11TahunKompasiana,1,1965,1,1998,1,2018,1,2019,3,3 Tahun,1,4 Pilar MPR-RI,1,9 November,1,Ad Hominem,1,Adu Domba,1,Advokasi,2,Advokat,1,Agama,1,Agraria,1,Ahok,1,AHY,1,Aibon,1,akbid santa benedicta pontianak,1,Aksi,1,Aksi 3 Tahun Jokowi-JK,1,Aktivis Muda Katolik,1,Alfon Hutabarat,2,Alfred,1,Alfredo,1,Alfredo Pance Saragih,1,Aliansi Mahasiswa Siantar Simalungun (AMSS),3,Almamater,1,Alumni,1,Amorphophallus gigas,1,Amorphophallus paeoniifolius,1,Amorphophallus prainii,1,Amorphophllus titanumn Ades Galingging,1,AMSB,1,Anak,2,Ananda,1,Ancaman Pemilu,1,Andalas,1,Andreas Saragih,1,Anies,1,Anis Baswedan,1,Antikorupsi,1,Aquaman,1,Aquaponik,1,Araceae,1,Argentina,1,Artikel,51,Asian Games,1,Asrida Sigiro,1,Asuransi Jiwa Kresna,1,Australia,1,Bahasa,1,Bahasa Inggris,6,Bakti Sosial,1,balaikota Jakarta,1,Bapa Kami,1,Bedah Buku,1,Beijing,1,Belajar,1,Belajar Online,1,Bengkulu,1,Berbuah,1,Berita,197,Berita Sumatera Utara,8,Berita. Sumatra Utara,2,Berjuang,2,Berkarya,2,Bersumpah,1,Berubah,2,Beruntung,1,BeyondBlogging,1,Bhinneka Tunggal Ika,1,Bidan,1,Bintang Emon,1,Biografi,1,Bisnis,1,Bisnis Masa Kini,1,Bitcoin,1,Black Panther,1,Black Pather,1,boarding pass,1,BOM Makassar,2,Budi Mulia,1,Budi Purba,1,Bukopin,1,Buku,6,Bully,1,Bumi,1,Bumi Manusia,1,BUMN,2,Bunga Bangkai,1,Bunuh Diri,2,Bupati Simalungun,1,Buruh,1,Cacat Nalar,1,cadar,1,Camping Rohani,2,Candu,1,Candu Pesan,1,Candu Pesan Instan,1,Capres,1,Carla,2,Carla Makay,2,Catatan,2,Catatan Akhir Tahun,1,Cawapres,1,Cerita,1,Cerpen,7,Cewek,1,Changi,1,chatting,1,Cinta,3,Cipayung,8,Cipayung Plus,2,cipayungpluskendari,1,Cipta Kerja,3,Cookies and Bakery,1,Cooperative Learning,1,Corona,1,Corona Virus,4,Cosmas Batubara,1,COVID-19,25,CPNS,1,CR7,1,Crazy Rich Asians,1,Creative Minority,1,Curhat,1,da Lopez,1,Dakwah,1,Danau Toba,2,Dara. Kathulistiwa,1,Daring,2,Data,1,Deepavali,1,Deklarasi,2,Demokrasi,5,Demokrat,1,Desa,1,Desa Dampingan,1,Devide et Impera,1,Dewi,1,Di Jakarta Tuhan Diburu dan Dibunuh,1,Dicky,1,Dies Natalis PMKRI,1,digital,1,Dilan,2,Dion Dhima,1,Disinfekatan,1,Diskusi Publik,2,Disrupsi,1,Ditolak,1,Diwali,1,DIY,1,Djarot Saiful Hidayat.,1,DKJ,1,Doa,1,Dogma,1,Dolokmarlawan,1,Donor Darah,1,Doraemon,1,Dosa,1,DPC PMKRI Jakarta Pusat,1,DPD RI,1,DPR,2,DPRD Kota Pematangsiantar,1,Drama,1,Dunia,1,Duterte,1,Dwi,1,Ekaristi,2,Elit,1,Emas,1,Eris,1,ESDM,1,Esron,3,Essai,3,Fakfak,1,Fakultas Kehutanan,1,Fandis,1,Fase,1,Felix,1,Felix Nesi,2,Feminin,1,Feminis,3,Feminism,2,fenomena,1,Ferdian,1,FIFA World Cup 2018,1,Film,3,Film Porno,1,Filsuf,1,Finansial,1,Forman,2,Forum Orang Muda Dunia,1,Fotografi,1,Fransiskus,1,Fratelli Tutti,1,Freeport,1,Frengki Simamora,2,Friska Sitorus,2,Fun Walk,1,G30S PKI,1,Gading,1,Galang Dana,1,Game,1,Garuda,1,Gaya Hidup,1,Gender,1,Genre Teks,1,Gereja,2,Germahi,1,Gilbert Lumoindong,1,GMKI,7,GMNI,4,Goethe-Institut Indonesien,1,Gubernur,1,Gunungsitoli,1,Guru,2,Hak Asasi Manusia,2,HAM,4,Harakiri,1,Harapan,1,Hari,1,Hari Bumi,1,Hari guru,1,Hari Kemerdekaan,1,Hari Pahlawan,1,Hati Gajah,1,Hebei,1,Hegemoni,1,Hendra Sinurat,1,Henry Golding,1,herbal,1,Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Nias,1,Hinca Pandjaitan,1,Hindu,1,HMI,1,hoaks,2,Hoax,3,Holiday,1,Hong Kong,1,HUKUM,2,Human Rights,1,Human Trafficking,1,Hungary,1,HUT RI,1,hutan,2,Hymne,1,ID42NER,1,Ignasius Jonan,1,Ignatius Pati Ola,1,IKASANTRI,1,IMPD,1,Imunitas,1,Indonesia,1,Indonesia bangkit,2,informasi,2,Internet,4,Introver,1,Investasi,1,IPB,2,ISKA,1,Istirahat,1,Istri,1,Jakarta Pusat,1,Jambi,1,Jarot Winarno,1,Jaya,2,Jenazah,1,Jepang,1,Jimly Institute,1,JK,1,Joker,1,Jokowi,4,Jomblo,1,Jurnalis,1,Kabupaten Sintang,1,Kalbar,1,Kalimantan Barat,2,Kampanye Sosial,1,Kampus,1,Kampus GIHON,1,Karakter,1,Kartini,1,kasih,1,Katakanlah,1,Katolik,7,Kawin Tangkap,1,keadilan,2,Kebangsaan,1,Kebebasan Berpendapat,1,Kebosanan,1,Kecanduan,1,Kecelakaan Pesawat,1,Kejagung,1,Kejaksaan Negeri Sinatar,1,Kekerasan Anak,2,Kekerasan Polisi,1,Kekerasan Seksual,2,Kekristenan,1,Kelompok Cipayung,2,Keluarga,3,Kemeristekdikti,1,Kemiskinan,1,Kendari,1,Kepemimpinan,1,Keperawanan,1,Kepercayaan,1,Kerabat Antropologi,1,Kerja Jaringan,2,Kesehatan,1,Kesepian,1,Keuskupan Agung Medan,1,Kita Indonesia,2,Kita_Indonesia,1,Kitabisa,1,KKNT,1,KMDA,1,KMDM,5,KMDM.,1,KMK,1,KMK USI,1,KNPI,2,KNPI Siantar,2,Komda III,2,KOMDA SUMBAGUT,2,Kominfo,1,Kompas,1,Kompasiana,1,Komunitas,1,Konferensi Studi Nasional,1,Konflik,1,Konsensus,1,Konsumtif,1,Konten Negatif,1,Kontribusi,1,Korupsi,8,Koruptor,1,Kostulata,1,Kota,1,Kota Pematangsiantar,2,KPK,9,KPKR,1,Kreatif,1,Kriminalisasi,1,Kristen,1,Kritik Sastra,6,KSA,1,KSN,3,KSR,2,KTD,1,Kuala Namu,1,Kufur,1,KUPIKIR,2,Kurnia Patma,2,KWI,2,Lamada,1,Larantuka,1,Laudato Si',1,LDK,1,LDKM,1,Lem Aibon,1,Lince Sipayung,1,Lingko Ammi,1,Lingkungan,1,Liovina,1,Literasi,3,LKK,1,Lockdown,1,Logical Fallacy,1,Lomba,1,Lomba Cipta Opini,1,Low Budget,1,LPDP,2,LPPM Unand,1,LQ Indonesia Lawfirm,1,Luka,2,Lukisan,1,Lut_q,1,MABIM,2,Madura,1,Mahasiswa,8,mahasiswa katolik,1,maliku,1,Maluku,1,Manusia-manusia tidak berguna,1,Margasiswa,1,Mario,1,Maritim,1,Marz,1,Masa Bimbingan,1,Masyarakat Adat,5,Maumere,1,MDGs,1,Medan,1,Media online,1,Media Sosial,3,Membaca,6,Meme,1,Menangis,1,Mengajar,1,menghapal,1,Menkominfo,1,Menkopolhukam,1,Menpora,1,Menristekdikti,1,Menulis,7,Mesir,1,Messi,1,Messiah,1,MHR,1,Migran,1,Milea,1,Milenial,2,Millennial,1,Minder,1,Mohctar Lubis,1,Moral Negara,1,Moralitas Negara,1,Mother Earth,1,MPA,1,MPAB,8,MPR,1,Muda,5,Myanmar,1,Nagakeo,1,Napza,1,Narkoba,1,Nasional,1,Natal,3,Nawa Cita,1,New Normal,2,Ngiler,1,Nias,3,Nilai,1,Nilai-nilai,1,Noam Chomsky.,1,Nommensen,1,Novel,1,Novel Baswedan,1,NTB,1,NTT,4,Nyai Ontosoroh,1,OJK,1,Ombibus Law,1,OMK,1,Omnibus Law,4,Opening Ceremony,1,Opini,111,Orang Miskin,1,Orang Muda,4,Orang Tua,1,Organisasi,4,Ormas,1,OrmasKatolikSultra,1,Pacaran,1,Padang,1,Pagi Bening,1,Pahlawan,3,Palopo,1,Pancasila,4,Pandemi,5,Papua,6,Parapat,1,Partai Politik,1,Passport,1,Patriarkis,1,Paus,1,Paus Fransiskus,2,PDKS,1,Pedagang,1,Pedidikan Indonesia,1,Pejuang,1,Pelaka,1,Pelantikan,3,Pelantikan Anggota Baru,1,Pelatihan jurnalistik,3,Peluang,1,Pemahaman,1,Pematangsiantar,13,Pematangsiantar.,2,Pembelajaran,2,Pembelajaran Kooperatif,1,Pemberantasan,1,Pemerintah,2,Pemilu,1,Pemimpin,2,Pemko pematangsiantar,2,Pemuda,5,Pemuda Milenial,1,Pemudi,1,Pencemaran Nama Baik,1,Pendidikan,9,Pendidikan Formal,1,Pendidikan Indonesia,2,pengabdian,1,pengamat,1,Pengantar,1,Penghinaan,1,Penjajahan,1,Penonton,1,Penulis,1,Penyalahgunaan Internet,1,Peradaban,1,Perang,1,Perbedaan,1,Percaya Diri,1,Perempuan,3,Perguruan Tinggi,1,Perjuangan,2,perkebunan,1,PERPPU,2,Persepuluhan,1,Persimpangan,1,Pertanian Berkelanjutan,1,Pesan Instan,1,Pesawat,1,Pewarta,1,Philosophy Award,1,Pidana,1,PIDATO,1,Pidato Presiden,1,Pilkada,5,Pilkada Samosir,1,Pilpres,1,PKB,1,PMII,1,PMKRI,89,PMKRI Bengkulu,2,PMKRI Cab. Palopo,1,PMKRI Cab. Pematangsiantar,5,PMKRI CAB.PEMATANGSIANTAR,8,PMKRI Cabang Bengkulu,1,PMKRI Cabang Kupang,1,PMKRI cabang maumere,1,PMKRI cabang Pematangsiantar,3,PMKRI Cabang Tanah Karo,1,PMKRI Cabang Tondano,1,PMKRI Cabang Yogyakarta,1,PMKRI Kendari,2,PMKRI Manokwari,1,PMKRI Pematangsiantar,7,PMKRI Ruteng,1,Politik,1,Politikus,1,Politisasi Agama,1,Politk,1,Pontianak,2,Pop,1,Portugal,1,PPDKS,1,Prabowo,1,Practice,1,Prancis,1,Presiden,1,Pribumi,1,PSI,1,psikologi,1,PUan Maharani,1,Puisi,27,Pulang,2,Pulang Kampung,1,Qiana,1,Quilt,1,R. Wahyu Handoko,1,Radikal,1,Radikalisme,3,RAKERCAB,1,Ranperda,1,Rasisme,2,Refleksi,3,Refleksi Sumpah Pemuda,1,Reformasi,1,Regenerasi,1,Reijefki Irlastua,1,Represif,1,Resesi,1,retreat,1,retret,1,Reuni,1,Review Buku,2,Revisi UU KPK,2,Riview,1,Robertus Dagul,1,Rohingya,2,Romantisme,1,Romo Prof. DR. Franz Magnis-Suseno,1,Ronaldo,1,RUACC,1,Ruang Publik,1,Sahabat,1,Samuel Manurung,1,Sangge-sangge,1,Santri,1,SBY,1,SDA,1,SDGs,1,SDM,1,SDN Nggoang,1,Sejarah,1,Sejawat,1,Sekolah,2,Seks,1,Selvi,1,Seminar Nasional,3,Seni,1,Sensory Ethnography,1,serai,1,Sesat Pikir,1,Shelter,1,SiaranPersKemenristekdikti,1,sibuk,1,Sihaporas,2,Simalungun,3,Sinetron,1,Sintang,1,SJ,1,SLB,1,sm3t,1,Sosdodihardjo,1,Sosial,3,Spirit,1,Sriwijaya Air,1,Stadium General,1,Studium Generale,1,Study Tour,1,Study Tour Ke Tiongkok,1,Suara Kecil Rakyat,1,Sukses,1,Sulawesi Utara,1,Sumatera Barat.,1,Sumatera Utara,1,Sumatera Utara.,1,Sumba,1,Sumpah,1,Sumpah Pemuda,2,Surat,2,Surat Terbuka,2,Surya Tjandra,1,Suster,1,Sydney Opera House,1,Taiwan,1,Taruna Merah Putih,1,Teater Arsip,1,Teater Kecil,1,Teknologi,1,Tembok,1,Temu Pemuda Lintas Iman Kalbar,1,TEPELIMA,1,Thomas,1,Tiga,1,TIM,2,Tiongkok,1,TKA,1,TMP,1,Toleransi,2,Tomson,5,Tomson Sabungan Silalahi,8,Transformasi,2,Tri Hari Suci,1,Trip N Vlog,1,TRIP N VLOG #PULANG KAMPUNG,1,Tungku Batu,1,UGM,1,UKT,1,UMKM,1,UNIPA,1,Universitas HKBP Nommensen,1,Universitas pakuan bogor.,1,Universitas Simalungun,1,Universitas Tanjungpura,1,UNJ,1,Urban,1,Uruguay,1,UU Cipta Kerja,1,UU MD3,1,Valentine,3,Vatikan,2,Vatkian,1,Veteran,1,Vian,1,Visi,1,vocabularies,1,Vokasi,1,Vox Point,1,wacana,2,Walikota,1,walikota pematangsiantar,1,wanita,1,War On Drugs,1,Wartawan,1,Wewowo,1,whatsapp,1,Who Am I?,1,WiFi,1,Winda Astari,1,World Youth Forum,1,WYF2017,2,Yesus,2,YLBHI,1,Yogen,7,Yogen Sogen,2,Yogyakarta,1,Young Entrepreneurship,1,YouTuber,1,Zaman Now,1,
ltr
item
katakanlah: Peran Mahasiswa Menghadapi COVID-19
Peran Mahasiswa Menghadapi COVID-19
Segala daya upaya pemerintah Indonesia dalam rangka menjalankan kenormalan baru terlihat menyakinkan, akan tetapi apakah kita sudah siap menerapkan Kenormalan Baru ini?
https://1.bp.blogspot.com/-fqozgOUt1n4/XuTn9MpfkOI/AAAAAAAAGrE/fnpQ6pcv_zgH5NE6LfJqVhq-gogvul-UQCLcBGAsYHQ/s640/images%2B%25283%2529.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-fqozgOUt1n4/XuTn9MpfkOI/AAAAAAAAGrE/fnpQ6pcv_zgH5NE6LfJqVhq-gogvul-UQCLcBGAsYHQ/s72-c/images%2B%25283%2529.jpeg
katakanlah
http://www.katakanlah.com/2020/06/peran-mahasiswa-menghadapi-covid-19_13.html
http://www.katakanlah.com/
http://www.katakanlah.com/
http://www.katakanlah.com/2020/06/peran-mahasiswa-menghadapi-covid-19_13.html
true
8814382905702038148
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All rekomendasi LABEL arsip CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy