SURAT TERBUKA UNTUK PENDETA GILBERT LUMOINDONG



Dear, Bapak Pendeta Gilbert.

Pernyataan Anda tentang persepuluhan membuat saya muak dengan Kekristenan. Tidak semua pendeta memang seperti Anda, tapi Anda memiliki platform terbesar dan Anda punya pengaruh besar di Jemaat Kristen. Anda sungguh tidak berpikir bahwa ini sangat memuakkan. Mengapa Anda menjadi manusia yang serakah? Anda mencoreng muka Yesus sekali lagi. Tega benar Anda.

Pertama, Anda menganalogikan Gereja sama dengan Rumah Makan Padang. Mari kita kesampingkan fakta bahwa Anda ternyata tidak memiliki hati yang mengasihi seperti seorang Yesus yang ingin selalu melayani tanpa mempedulikan hak-Nya. Tanpa Anda sadari Anda menunjukkan “warna” sejati Anda, dan ternyata beranggapan bahwa Gereja adalah sebuah bisnis yang harus menguntungkan Anda. Sama seperti RM. Padang.

Tapi sesuai yang saya sebutkan di atas, marilah kita kesampingkan itu.  Analogi Anda tentang Gereja sebagai sebuah rumah makan 100% keliru. Dasar didirikannya sebuah rumah makan adalah murni bisnis. Tidak ada yang gratis di sana (keculai beberpa RM Padang teh tawarnya memang gratis). Mulai dari makanan, tempat duduk sampai servisnya, semuanya itu dibayar. Tujuan akhirnya murni memang untuk mencapai untung sebanyak-banyaknya. Sedangkan gereja adalah tempat sakral.

Gereja dibuat murid-murid Yesus (Yesus tidak membentuk Gereja apapun) adalah sebagai wadah berkumpulnya orang-orang yang percaya pada ajaran Yesus, menyebarkan ajaran itu (bdk. Kis. 11:26) dan sebagai tempat bersembunyi mereka dari kejaran teror. Dan ajaran yang ingin mereka sebarkan adalah bahwa ada kabar baik tentang IMAN, KASIH dan PENGHARAPAN. Tidak ada bicara untung atau hak. Jadi, analogi Anda tentang Gereja dan Rumah Makan Padang sangatlah bertentangan dengan dasar ajaran Yesus (kecuali Anda mau buat ajaran Anda sendiri).

Selanjutnya, pemberian persepuluhan kepada Rumah Tuhan (saya tidak mengatakan Gereja, karena persepuluhan adalah ajaran agama Yahudi) ditujukan agar ritual agama dapat berjalan dengan lancar. Dengan kata lain, persepuluhan dibuat untuk biaya operasional (bdk. Maleakhi 3:10). Supaya hamba-hamba Tuhan yang bekerja di Rumah Tuhan tidak kelaparan atau dengan kata lain untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka.

Lalu persepuluhan menjadi jalan Tuhan untuk memberkati Jemaat yang memberi. Pertanyaan saya, apakah kursi megah yang Anda duduki saat itu adalah kebutuhan pokok Anda? Apakah Anda lupa, bahwa Yesus pun dengan segala kemegahan-Nya, kekuasaan-Nya, mau mengosongkan diri dan menjadi serupa dengan hamba (bdk. Filipi 2:1-7). Tapi, Anda sudah lupa rupanya! Sudah terlalu tajamkah duri-duri zaman ini menghimpit Anda ya Pak Pendeta? Anda tidak sanggup lagi menderita untuk Yesus?

Sulit mungkin yah, sehingga Anda dengan gampangnya mengklaim bahwa persepuluhan adalah hak Gereja. Bukankah persepuluhan adalah jalan berkat buat Jemaat? Kalau seandainya Jemaat tidak patuh pada persepuluhan, kami Jemaatlah yang akan menanggungnya. Jadi, pada saat kami Jemaat kesusahan karena jauhnya berkat itu, biarlah kami yang menanggungnya. Toh, pada saat kesusahan itu Anda hanya tahu mengkhotbahi kami saja tanpa mau turun tangan untuk menolong kami.

Terakhir, video Anda itu (klik di sini untuk melihat videonya) di awal dan akhir sangat bertentangan. Di awal Anda menyatakan persepuluhan adalah hak Gereja, yang tidak memberi sesuai takarannya adalah munafik, karena sudah di-service tapi tidak bayar. Lalu di akhir Anda menyarankan agar memberi dengan rela. Sebenarnya mau Anda apa? Kalau Anda ingin mengintimidasi, silakan mengintimidasi hingga akhir. Kalau ingin jadi Pendeta yang otoriter, selesaikanlah menjadi Pendeta yang otoriter, jangan tiba-tiba menjadi lembek. Jika panas, panaslah. Jika dingin, dinginlah! Jangan suam-suam kuku. Jangankan Tuhan, saya pun muak dengan itu! (bdk. Wahyu 3:16)

Dari Jemaatmu, sebut saja Mawar, ya kan?

---
Surat ini adalah sebagai reaksi dari sebuah video yang diunggah akun Jemaat Tersesat pada facebook dan sudah dibagikan sebanyak 699 kali sampai saat ini serta mendapat komentar sebanyak 861 komentar.

KOMENTAR

Ads

Nama

.id - Jejak Pencarian,4,#fempop,1,1000 Lilin,1,11TahunKompasiana,1,1965,1,2018,1,2019,3,3 Tahun,1,9 November,1,Adu Domba,1,Advokasi,2,Advokat,1,Agama,1,Ahok,1,AHY,1,Aibon,1,akbid santa benedicta pontianak,1,Aksi 3 Tahun Jokowi-JK,1,Alfred,1,Alfredo,1,Alfredo Pance Saragih,1,Aliansi Mahasiswa Siantar Simalungun (AMSS),3,Alumni,1,Anak,2,Ananda,1,Ancaman Pemilu,1,Anies,1,Anis Baswedan,1,Antikorupsi,1,Aquaman,1,Argentina,1,Artikel,39,Asian Games,1,Australia,1,Bahasa,1,Bahasa Inggris,3,Bakti Sosial,1,balaikota Jakarta,1,Bapa Kami,1,Bedah Buku,1,Beijing,1,Belajar Online,1,Bengkulu,1,Berbuah,1,Berita,109,Berita Sumatera Utara,2,Berita. Sumatra Utara,2,Berjuang,2,Berkarya,2,Berubah,2,BeyondBlogging,1,Bidan,1,Biografi,1,Bitcoin,1,Black Panther,1,Black Pather,1,boarding pass,1,Budi Mulia,1,Budi Purba,1,Buku,5,Bumi,1,Bumi Manusia,1,Bunuh Diri,2,Bupati Simalungun,1,cadar,1,Camping Rohani,1,Candu,1,Candu Pesan,1,Candu Pesan Instan,1,Capres,1,Carla Makay,1,Catatan,2,Catatan Akhir Tahun,1,Cawapres,1,Cerpen,5,Cewek,1,Changi,1,chatting,1,Cinta,3,Cipayung,3,Cipayung Plus,2,Cookies and Bakery,1,Cooperative Learning,1,Corona,1,Corona Virus,4,Cosmas Batubara,1,COVID-19,3,CR7,1,Crazy Rich Asians,1,Creative Minority,1,Curhat,1,da Lopez,1,Danau Toba,2,Dara. Kathulistiwa,1,Deepavali,1,Deklarasi,1,Demokrasi,5,Devide et Impera,1,Di Jakarta Tuhan Diburu dan Dibunuh,1,Dies Natalis PMKRI,1,Dilan,1,Dion Dhima,1,Diskusi Publik,2,Disrupsi,1,Ditolak,1,Diwali,1,DIY,1,Djarot Saiful Hidayat.,1,DKJ,1,Doa,1,Dogma,1,Donor Darah,1,Doraemon,1,Dosa,1,DPC PMKRI Jakarta Pusat,1,DPR,2,DPRD Kota Pematangsiantar,1,Drama,1,Dunia,1,Duterte,1,Dwi,1,Ekaristi,1,Elit,1,Emas,1,Eris,1,ESDM,1,Essai,3,Fakultas Kehutanan,1,Fandis,1,Fase,1,Feminin,1,Feminis,2,Feminism,1,fenomena,1,FIFA World Cup 2018,1,Film,3,Film Porno,1,Filsuf,1,Finansial,1,Forum Orang Muda Dunia,1,Fotografi,1,Fransiskus,1,Freeport,1,Frengki Simamora,2,Friska Sitorus,2,Fun Walk,1,G30S PKI,1,Gading,1,Galang Dana,1,Game,1,Garuda,1,Gaya Hidup,1,Gender,1,Genre Teks,1,Gereja,2,Gilbert Lumoindong,1,GMKI,2,Goethe-Institut Indonesien,1,Gubernur,1,Gunungsitoli,1,Guru,1,Hak Asasi Manusia,1,HAM,4,Harakiri,1,Harapan,1,Hari,1,Hari Bumi,1,Hari guru,1,Hari Pahlawan,1,Hati Gajah,1,Hebei,1,Hegemoni,1,Henry Golding,1,herbal,1,Hindu,1,hoaks,2,Hoax,3,Holiday,1,Hong Kong,1,HUKUM,1,Human Rights,1,Human Trafficking,1,Hungary,1,hutan,2,Hymne,1,ID42NER,1,Ignasius Jonan,1,Ignatius Pati Ola,1,IKASANTRI,1,Imunitas,1,Indonesia bangkit,2,informasi,2,Introver,1,ISKA,1,Istri,1,Jakarta Pusat,1,Jambi,1,Jaya,2,Jepang,1,JK,1,Joker,1,Jokowi,2,Jomblo,1,Kabupaten Sintang,1,Kalbar,1,Kalimantan Barat,2,Kampanye Sosial,1,Karakter,1,Kartini,1,kasih,1,Katakanlah,1,Katolik,3,keadilan,2,Kebosanan,1,Kecanduan,1,Kecelakaan Pesawat,1,Kejaksaan Negeri Sinatar,1,Kekerasan Anak,2,Kekerasan Polisi,1,Kekerasan Seksual,2,Kekristenan,1,Kelompok Cipayung,2,Keluarga,3,Kemeristekdikti,1,Kemiskinan,1,Kepemimpinan,1,Keperawanan,1,Kerabat Antropologi,1,Kerja Jaringan,2,Kesepian,1,Kita Indonesia,2,Kita_Indonesia,1,Kitabisa,1,KMK,1,KMK USI,1,KNPI,2,KNPI Siantar,2,Komda III,2,Kominfo,1,Kompas,1,Kompasiana,1,Komunitas,1,Konferensi Studi Nasional,1,Konflik,1,Konsumtif,1,Konten Negatif,1,Kontribusi,1,Korupsi,7,Koruptor,1,Kostulata,1,Kota,1,Kota Pematangsiantar,2,KPK,8,KPKR,1,Kreatif,1,Kristen,1,Kritik Sastra,6,KSA,1,KSN,3,KSR,2,Kuala Namu,1,Kufur,1,KUPIKIR,2,Kurnia Patma,2,KWI,2,Larantuka,1,LDKM,1,Lem Aibon,1,Lingko Ammi,1,Liovina,1,Literasi,3,LKK,1,Lomba,1,Lomba Cipta Opini,1,Low Budget,1,LPDP,2,Luka,2,Lukisan,1,Lut_q,1,MABIM,2,Madura,1,Mahasiswa,5,mahasiswa katolik,1,maliku,1,Maluku,1,Manusia-manusia tidak berguna,1,Marz,1,Maumere,1,MDGs,1,Media online,1,Media Sosial,3,Membaca,6,Meme,1,Menangis,1,Menkominfo,1,Menristekdikti,1,Menulis,7,Mesir,1,Messi,1,Messiah,1,Migran,1,Milenial,2,Millennial,1,Minder,1,Mohctar Lubis,1,Moral Negara,1,Moralitas Negara,1,Mother Earth,1,MPA,1,MPAB,7,Muda,5,Myanmar,1,Nagakeo,1,Napza,1,Narkoba,1,Nasional,1,Natal,3,Nawa Cita,1,Nias,2,Nilai-nilai,1,Noam Chomsky.,1,Nommensen,1,Novel,1,NTB,1,NTT,3,Nyai Ontosoroh,1,Opening Ceremony,1,Opini,76,Orang Miskin,1,Orang Muda,4,Organisasi,4,Ormas,1,Pacaran,1,Pagi Bening,1,Pahlawan,1,Palopo,1,Pancasila,2,Papua,4,Partai Politik,1,Passport,1,Patriarkis,1,Paus,1,Paus Fransiskus,1,Pedagang,1,Pelantikan,3,Pelantikan Anggota Baru,1,Pelatihan jurnalistik,3,Peluang,1,Pematangsiantar,7,Pembelajaran Kooperatif,1,Pemberantasan,1,Pemerintah,1,Pemilu,1,Pemimpin,2,Pemko pematangsiantar,1,Pemuda,5,Pemuda Milenial,1,Pemudi,1,Pendidikan,4,Pendidikan Indonesia,2,pengabdian,1,pengamat,1,Pengantar,1,Penjajahan,1,Penonton,1,Penulis,1,Peradaban,1,Perang,1,Perbedaan,1,Percaya Diri,1,Perempuan,3,Perjuangan,1,perkebunan,1,PERPPU,2,Persepuluhan,1,Persimpangan,1,Pesan Instan,1,Pesawat,1,Pewarta,1,Philosophy Award,1,Pilpres,1,PMKRI,50,PMKRI Bengkulu,1,PMKRI Cab. Palopo,1,PMKRI Cab. Pematangsiantar,5,PMKRI CAB.PEMATANGSIANTAR,8,PMKRI Cabang Bengkulu,1,PMKRI Cabang Kupang,1,PMKRI cabang maumere,1,PMKRI cabang Pematangsiantar,3,PMKRI Cabang Tondano,1,PMKRI Cabang Yogyakarta,1,PMKRI Manokwari,1,PMKRI Pematangsiantar,6,Politikus,1,Politk,1,Pontianak,2,Pop,1,Portugal,1,PPDKS,1,Prabowo,1,Prancis,1,Presiden,1,Pribumi,1,PSI,1,psikologi,1,Puisi,22,Pulang,2,Pulang Kampung,1,Qiana,1,Quilt,1,R. Wahyu Handoko,1,Radikal,1,Radikalisme,2,RAKERCAB,1,Rasisme,1,Refleksi,2,Refleksi Sumpah Pemuda,1,Reformasi,1,retreat,1,retret,1,Reuni,1,Review Buku,2,Revisi UU KPK,2,Riview,1,Robertus Dagul,1,Rohingya,2,Romo Prof. DR. Franz Magnis-Suseno,1,Ronaldo,1,Ruang Publik,1,Sahabat,1,Sangge-sangge,1,SBY,1,SDA,1,SDGs,1,SDM,1,SDN Nggoang,1,Sejarah,1,Sejawat,1,Sekolah,1,Seks,1,Selvi,1,Seminar Nasional,3,Sensory Ethnography,1,serai,1,Shelter,1,SiaranPersKemenristekdikti,1,sibuk,1,Sihaporas,1,Simalungun,3,Sinetron,1,SJ,1,sm3t,1,Sosdodihardjo,1,Sosial,3,Spirit,1,Sriwijaya Air,1,Stadium General,1,Studium Generale,1,Study Tour,1,Study Tour Ke Tiongkok,1,Sukses,1,Sulawesi Utara,1,Sumpah Pemuda,2,Surat,1,Surat Terbuka,2,Surya Tjandra,1,Suster,1,Sydney Opera House,1,Taiwan,1,Taruna Merah Putih,1,Teater Arsip,1,Teater Kecil,1,Tembok,1,Temu Pemuda Lintas Iman Kalbar,1,TEPELIMA,1,Thomas,1,Tiga,1,TIM,2,Tiongkok,1,TMP,1,Tomson,5,Tomson Sabungan Silalahi,8,Transformasi,2,Tri Hari Suci,1,Trip N Vlog,1,TRIP N VLOG #PULANG KAMPUNG,1,Tungku Batu,1,UGM,1,UNIPA,1,Universitas HKBP Nommensen,1,Universitas pakuan bogor.,1,Universitas Simalungun,1,Universitas Tanjungpura,1,UNJ,1,Urban,1,Uruguay,1,UU MD3,1,Valentine,3,Vatikan,2,Vatkian,1,Veteran,1,Visi,1,Vox Point,1,wacana,2,walikota pematangsiantar,1,wanita,1,War On Drugs,1,Wartawan,1,whatsapp,1,WiFi,1,World Youth Forum,1,WYF2017,2,Yesus,2,YLBHI,1,Yogen,7,Yogen Sogen,2,Yogyakarta,1,Young Entrepreneurship,1,Zaman Now,1,
ltr
item
katakanlah: SURAT TERBUKA UNTUK PENDETA GILBERT LUMOINDONG
SURAT TERBUKA UNTUK PENDETA GILBERT LUMOINDONG
Sulit mungkin yah, sehingga Anda dengan gampangnya mengklaim bahwa persepuluhan adalah hak Gereja. Bukankah persepuluhan adalah jalan berkat buat Jemaat?
https://pbs.twimg.com/media/DJ3O7QIV4AA5sU9.jpg:large
katakanlah
https://www.katakanlah.com/2020/03/surat-terbuka-untuk-pendeta-gilbert.html
https://www.katakanlah.com/
https://www.katakanlah.com/
https://www.katakanlah.com/2020/03/surat-terbuka-untuk-pendeta-gilbert.html
true
8814382905702038148
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All rekomendasi LABEL arsip CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy