Orang Muda: Perjuangan Dulu dan Kini

Oleh: Vriska Liska Sihombing & Alboin Samosir*

Pahlawan adalah seorang pemenang, pahlawan adalah orang yang berjasa untuk memenangkan atau berjuang untuk suatu tujuan tertentu. Berjasa dalam pemikiran, berjasa  dalam tindakan juga dalam ide. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “Pahlawan adalah orang yang menonjol  karena keberanian dan pengorbananya dalam membela kebenaran”.  Sejalan dengan itu maka pahlawan adalah mereka yang telah berani mengorbankan sesuatu baik itu berkorban pikiran maupun berkorban nyawa demi membela kebenaran.
Sumber foto: wikimedia.org
Pada  10 Nopember kita  mengenang jasa para Pahlawan Indonesia yang telah gugur di medan perang melawan pasukan tentara Inggris yang bengis, demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia yang pada saat itu terjadi di Surabaya. Atas terbunuhnya  Brigadir Jenderal Mallaby (PimpinanTentara Inggris untuk Jawa Timur) saat itu maka sebagai penggantinya Mayor Jenderal Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum yang menyebutkan bahwa  semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor  dan meletakkan senjatanya  di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri  dengan mengangkat tangan di atas.

Ultimatum tersebut kemudian dianggap sebagai penghinaan bagi para pejuang dan rakyat Indonesia yang telah membentuk banyak badan-badan perjuangan/milisi, maka para pejuang Indonesia saat itu melakukan perlawanan terhadap pasukan tentara Inggris dan terjadilah pertumpahan darah. Sedikitnya enam belas ribu pasukan bersenjata Indonesia gugur di medan perang dan sekitar dua ratus ribu penduduk mengungsi dari tempat tersebut.

Hal di atas mengingatkan kembali kepada kita semua, terkhususnya  kaum muda Indonesia sekarang,  bagaimana perjuangan para pahlawan kita dahulu yang rela berkorban nyawa demi menjunjung tinggi kedaulatan Republik Indonesia dan sebagai wujud untuk tetap mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.   Bagaimana mereka tanpa memandang engkau berasal dari suku mana, engkau beragama apa, dan keturunan apa, bersatu mempertahankan kemerdekaan yang telah susah payah dirumuskan oleh para founding fathers .     Bagaimana dengan kita sebagai kaum muda yang katanya adalah generasi penerus bangsa, sudahkah kita berkontribusi dalam mempertahankan kemerdakaan bangsa? Ataukah kita sebagai kaum muda merasa bangsa ini sudah terlepas dari penjajahan sehingga merasa bebas menikmati kemerdekaan ini? dan sudahkah kita menikmati semboyan yang selalu diusung oleh Tan Malaka semasa hidupnya yakni, “merdeka 100 persen “?
Sumber foto: deviantart.net
Beda masa beda cara menjajah. Jika dulu bangsa ini dijajah dengan kolonialisme dan imperialisme maka di era milenial ini, negara-negara asing  menjajah bangsa kita dengan cara neokolonialisme dan neoimperialisme. Salah satu cara yang mereka  gunakan yaitu menjajah bangsa ini dengan teknologi. Negara-negara tersebut berbondong-bondong menawarkan teknologi yang mereka miliki dimana hal ini secara tidak langsung telah “menina bobokan” kita terutama kaum mudanya, dan serbuan narkoba dari negara-negara lain dimana target mereka adalah kaum muda dikarenakan cara mudah untuk menguasai suatu bangsa adalah dengan menghancurkan kaum mudanya dimana dengan hancurnya para kaum muda maka bangsa tersebut akan kehilangan generasi penerusnya. Apabila sebuah bangsa telah kehilanagan generasi penerusnya maka kita tinggal menunggu waktu, menunggu bangsa tersebut jatuh ke jurang kehancuran dan dikategorikan sebagai negara gagal.
Sumber Foto: wikiwand.com
Pramoedya Ananta Toer suatu waktu pernah berkata,”sejarah dunia adalah sejarah anak muda, apabila kaum muda mati rasa maka matilah sejarah sebuah bangsa”.  Dari kutipan di atas dapat kita tarik kesimpulan bahwa peradaban suatu bangsa tidak lepas dari peran aktif para pemuda. Refleksi hari pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 Nopember kiranya mampu memberikan warna dan rasa baru bagi kaum muda dewasa ini di dalam menyikapi tantangan terberat apa yang dihadapi Indonesia ataupun kaum muda untuk terus memajukan bangsa.

Sadar akan peran  kaum muda sebagai agent of change, kiranya kita mampu mewujudkan perubahan baru yang membangun bangsa ini dengan mulai membuat perubahan diri  ke arah yang positif. Bisa dimulai dengan meningkatkan kualitas diri, dengan cara merawat diri (jasmani dan rohani), memboboti dengan banyak ilmu pengetahuan yang didapatkan dari membaca buku atau artikel dan opini juga bacaan lainnya. Kaum muda harus punya kesadaran ataupun ambisi untuk bersatu membangun persaudaraan sejati di Indonesia dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing, dengan cara hidup saling menghargai satu dengan yang lain, bertanggung jawab, tetap berpikir rasional dan berjiwa nasional, mengimplementasikan Pancasila dan tetap aktif berorganisasi.
Sumber foto: 2.bp.blogspot.com
Semoga apa yang diharapkan para founding fathers kita dahulu mampu diwujudkan kaum muda yang sadar dan mau peduli untuk membangun bangsa Indonesia ke arah yang semakin baik.

*Saudari Vriska adalah mahasiswi STIE Sultan Agung dan sekarang menjabat sebagai Presidium Pendidikan dan Kaderisasi sedangkan Saudara Alboin adalah mahasiswa Universitas Simalungun sekaligus Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Pematangsiantar Periode 2017-2018.

KOMENTAR

Nama

1000 Lilin,1,1965,1,3 Tahun,1,9 November,1,Adu Domba,1,Advokat,1,Ahok,1,AHY,1,akbid santa benedicta pontianak,1,Aksi 3 Tahun Jokowi-JK,1,Anak,1,Ananda,1,Anies,1,Anis Baswedan,1,Antikorupsi,1,Artikel,18,Australia,1,Bahasa,1,Bahasa Inggris,3,Bakti Sosial,1,balaikota Jakarta,1,Bengkulu,1,Berbuah,1,Berita,58,Berita. Sumatra Utara,1,Berjuang,2,Berkarya,2,Berubah,1,Bidan,1,Biografi,1,Bitcoin,1,boarding pass,1,Buku,3,Bunuh Diri,2,Candu,1,Candu Pesan,1,Candu Pesan Instan,1,Cerpen,5,Changi,1,Cinta,2,Cipayung,1,Cipayung Plus,1,Cookies and Bakery,1,Cooperative Learning,1,Curhat,1,Deepavali,1,Demokrasi,3,Devide et Impera,1,Diwali,1,DIY,1,Djarot Saiful Hidayat.,1,Dogma,1,Doraemon,1,Dosa,1,DPR,2,Dunia,1,Emas,1,Eris,1,ESDM,1,Fakultas Kehutanan,1,Fase,1,Feminin,1,fenomena,1,Film,2,Film Porno,1,Filsuf,1,Forum Orang Muda Dunia,1,Fotografi,1,Fransiskus,1,Freeport,1,Game,1,Genre Teks,1,Gereja,2,Gubernur,1,Guru,1,HAM,3,Harakiri,1,Harapan,1,Hari Pahlawan,1,Hati Gajah,1,herbal,1,Hindu,1,Hoax,3,HUKUM,1,hutan,1,Hymne,1,Ignasius Jonan,1,Imunitas,1,Indonesia bangkit,2,informasi,2,Introver,1,ISKA,1,Istri,1,Jambi,1,Jepang,1,JK,1,Jokowi,1,Kabupaten Sintang,1,Kalimantan Barat,2,Karakter,1,Katolik,2,Kebosanan,1,Kecanduan,1,Kekerasan Anak,2,Kekerasan Seksual,2,Kelompok Cipayung,2,Keluarga,2,Kemiskinan,1,Kerabat Antropologi,1,Kerja Jaringan,2,Kesepian,1,KMK,1,Kominfo,1,Komunis,1,Konten Negatif,1,Kontribusi,1,Korupsi,4,Koruptor,1,Kostulata,1,Kota,1,KPK,4,Kreatif,1,Kritik Sastra,1,KSN,2,Kufur,1,Kurnia Patma,1,KWI,2,Larantuka,1,Literasi,1,LPDP,1,Luka,2,Lut_q,1,Mahasiswa,2,mahasiswa katolik,1,maliku,1,Maumere,1,MDGs,1,Media online,1,Media Sosial,3,Membaca,6,Menangis,1,Menkominfo,1,Menulis,4,Mesir,1,Milenial,1,Minder,1,Moral Negara,1,Moralitas Negara,1,MPAB,4,Muda,3,Myanmar,1,Nagakeo,1,Nasional,1,Natal,1,Nawa Cita,1,Negro,1,Nilai-nilai,1,NTT,2,Opini,39,Orang Muda,4,Organisasi,4,Ormas,1,Pahlawan,1,Pancasila,2,Papua,1,Partai Politik,1,Passport,1,Patriarkis,1,Paus,1,Pedagang,1,Pelantikan,1,Pelantikan Anggota Baru,1,Pematangsiantar,3,Pembelajaran Kooperatif,1,Pemerintah,1,Pemimpin,1,Pemuda,2,Pemudi,1,Pendidikan,4,Pendidikan Indonesia,2,pengabdian,1,pengamat,1,Penonton,1,Penulis,1,Perang,1,Perbedaan,1,Percaya Diri,1,perkebunan,1,PERPPU,1,Persimpangan,1,Pesan Instan,1,Pewarta,1,Philosophy Award,1,PMKRI,28,PMKRI Bengkulu,1,PMKRI Cabang Bengkulu,1,PMKRI cabang maumere,1,PMKRI Cabang Tondano,1,Politikus,1,Politk,1,Pontianak,1,PPDKS,1,Presiden,1,Pribumi,1,Puisi,5,Pulang Kampung,1,Qiana,1,Radikal,1,Radikalisme,1,Refleksi Sumpah Pemuda,1,Rohingya,2,Romo Prof. DR. Franz Magnis-Suseno,1,Sahabat,1,Sangge-sangge,1,SBY,1,SDGs,1,Sejawat,1,Sekolah,1,serai,1,Simalungun,1,SJ,1,sm3t,1,Sosial,2,Spirit,1,Sriwijaya Air,1,Stadium General,1,Studium Generale,1,Sulawesi Utara,1,Sumpah Pemuda,1,Surat,1,Surat Terbuka,2,Suster,1,Sydney Opera House,1,Taruna Merah Putih,1,Tembok,1,TMP,1,Trip N Vlog,1,TRIP N VLOG #PULANG KAMPUNG,1,UGM,1,UNIPA,1,Universitas pakuan bogor.,1,Universitas Tanjungpura,1,UNJ,1,Urban,1,UU MD3,1,Valentine,1,Vatikan,1,Vatkian,1,Veteran,1,Vox Point,1,wacana,2,wanita,1,Wartawan,1,WiFi,1,World Youth Forum,1,WYF2017,2,YLBHI,1,Yogyakarta,1,
ltr
item
katakanlah: Orang Muda: Perjuangan Dulu dan Kini
Orang Muda: Perjuangan Dulu dan Kini
Sejarah dunia adalah sejarah anak muda, apabila kaum muda mati rasa maka matilah sejarah sebuah bangsa
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ed/Bung_Tomo.jpg/220px-Bung_Tomo.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-sfsyiVcgmBQ/Un4iC_4Z1MI/AAAAAAAAeRU/SkgSbxOS91E/s72-c/soekarno+hatta.jpg
katakanlah
http://www.katakanlah.com/2017/11/orang-muda-perjuangan-dulu-dan-kini.html
http://www.katakanlah.com/
http://www.katakanlah.com/
http://www.katakanlah.com/2017/11/orang-muda-perjuangan-dulu-dan-kini.html
true
8814382905702038148
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All rekomendasi LABEL arsip CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy