KONTRIBUSIKU BAGI INDONESIA

KONTRIBUSIKU BAGI INDONESIA

Saya Tomson Sabungan Silalahi, anak bungsu dari empat bersaudara. Yang mempunyai cita-cita besar untuk meningkatkan taraf hidup keluarga dari segi ekonomi. Cita-cita itu muncul karena pengalaman hidup yang serba pas-pasan. Namun seiring berjalannya waktu, saya menyadari bahwa materi (baca: uang) bukanlah segalanya walau kadang segalanya memang membutuhkan uang. Uang digunakan sebagai indikator kebahagiaan bagi kebanyakan orang, pemikiran yang salah ini harus segera dibuang sejauh mungkin, kebahagiaan adalah kebahagiaan. Apa yang kita beri akan kita terima berlipat ganda. Berikan kebahagiaan kepada orang lain maka kebahagiaan akan datang dalam jumlah yang berlipat ganda, bukan uang. Sekarang, harta yang paling berharga yang saya punyai adalah harapan, semoga selamanya saya tidak pernah berhenti berharap. Inilah alasan saya masih bisa menjalani hidup saat ini.

Ketika saya masih bisa mendeskripsikan harapan itu, harapan itu sangat mungkin terjadi. Persolan menerima harapan, kuncinya adalah memberi harapan. Presiden Amerika John F. Kennedy pernah mengatakan “…ask not what your country can do for you, ask what you can do for your country”. Kalimat itu langsung saya ingat setelah saya melihat bahwa tema essay yang harus pelamar beasiswa LPDP tulis salah satunya adalah bertema Kontribusiku bagi Indonesia.

Negara terbentuk salah satunya karena setiap individu yang ada di dalamnya memberikan kontribusi terhadap negara itu sendiri. Maju mundurnya setiap negara bergantung pada perilaku yang dikontribusikan tiap-tiap individu yang ada di dalamnya. Maka kontribusi yang perlu diberikan adalah kontribusi yang positif agar terwujud semua cita-cita luhur para founding fathers terdahulu. Penulis sangat setuju dengan perkataan Presiden ke-35 Amerika ini, seyogianya tindakan menuntut harus didahului oleh tindakan memberi. Dengan konsep memberi kemudian menerima berlipat ganda, bisa kita bayangkan betapa majunya negeri kita ini. Cita-cita luhur Pancasila segera terwujud, jika tiap-tiap orang dari negeri ini memberikan apa yang dia punya, bukan sebaliknya menuntut sedang belum pernah memberikan.

Jika ditanyakan kepada penulis, apa yang sudah diberikan kepada negara ini? Maka jawabannya belum banyak, masih banyak yang kiranya boleh penulis lakukan tapi belum bisa diwujudkan. Menjadi ketua di perkumpulan muda-mudi Gereja dan tidak digaji, setidaknya mendapat pengalaman. Menjadi guru honor SD walau gajinya tidak seberapa, setidaknya mendapat ilmu dan pengalaman. Menjadi Ketua di organisasi kemahasiswaan walau tidak digaji, penulis juga mendapat ilmu dan pengalaman. Mengajari anak tetangga yang kebetulan mengalami kesulitan mengerjakan pekerjaan rumahnya, walau tidak dapat bayaran setidaknya hal itu memaksa penulis untuk membaca kembali materi yang hampir penulis lupakan. Selama penulis memberikan, sesunguhnya sudah langsung memperoleh imbalannya baik langsung maupun tidak langsung. Selanjutnya, sejauh tidak melakukan tindakan yang berlawanan dengan konstitusi yang berlaku di negara ini, menurut penulis, itu sudah memberikan sesuatu.

Terpuruknya suatu negara bukan semata-mata karena banyaknya orang jahat di sana, namun karena orang baik yang sedikit itu tidak berbuat apa-apa. Selain tidak melawan konstitusi yang ada, mengembangkan talenta yang sudah ada juga sangat perlu. Apa yang sudah ada harus dilipatgandakan. Karena Penginjil Matius telah menuliskan perkataan Yesus, “Siapa yang mempunyai akan diberikan kelimpahan, namun siapa yang tidak mempunyai, bahkan apa yang ada padanya akan diambil daripadanya”. Cita-cita memberikan yang terbaik bagi sekeliling  memaksa penulis untuk meninggalkan SMP Swasta Assisi agar mengembangkan ilmu di Pulau Dewata. Tidak ketinggalan memberikan sedikit kontribusi pemikiran kepada para junior yang ada di PMKRI dan melalui beberapa pemikiran yang dituangkan lewat tulisan, yang harapannya bisa memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan bagi orang lain.
Pengembangan diri harus tetap dilakukan demi mencapai pribadi yang terbaik. Karena hanya orang yang memilikilah yang boleh memberi. Setelah memiliki, maka tanggung jawab kita selanjutnya adalah memberi. Karena hukum yang sebaik-baiknya adalah semakin kita memiliki semakin banyak yang harus kita berikan. Harapan saya adalah setelah memperoleh ilmu yang lebih banyak lagi di pascasarjana, maka akan dikontribusikan di kampung halaman. Akan memberikan yang terbaik di lingkungan kerja di mana saya mengabdi. Mudah-mudahan akan menjadi inspirasi bagi banyak orang muda yang ada di kampung halaman.

Harapan akan Indonesia yang maju (baca: sejahtera, adil dan makmur) pertama-tama akan diberikan kepada orang muda di Kampus di mana saya mengabdi. Pada essay yang kedua, saya sudah maktubkan bahwa cita-cita saya adalah ingin menjadi dosen, dosen di kampung halaman. Sebagai masa depan bangsa ini, orang muda harus dibekali sebaik mungkin, agar tetap mempunyai harapan dan tidak apatis memandang masa depan mereka, diri dan negaranya. Menjadi teladan adalah kunci perubahan. Semoga cita-cita itu segera terwujud.

Catatan:
Tulisan ini pertama kali terbit di blog pribadi penulis, tomsonsabungansilalahi.wordpress.com

KOMENTAR

Nama

.id - Jejak Pencarian,3,1000 Lilin,1,1965,1,3 Tahun,1,9 November,1,Adu Domba,1,Advokat,1,Agama,1,Ahok,1,AHY,1,akbid santa benedicta pontianak,1,Aksi 3 Tahun Jokowi-JK,1,Alfred,1,Alumni,1,Anak,2,Ananda,1,Anies,1,Anis Baswedan,1,Antikorupsi,1,Argentina,1,Artikel,24,Asian Games,1,Australia,1,Bahasa,1,Bahasa Inggris,3,Bakti Sosial,1,balaikota Jakarta,1,Bengkulu,1,Berbuah,1,Berita,71,Berita. Sumatra Utara,1,Berjuang,2,Berkarya,2,Berubah,1,Bidan,1,Biografi,1,Bitcoin,1,Black Pather,1,boarding pass,1,Budi Mulia,1,Buku,4,Bumi,1,Bunuh Diri,2,cadar,1,Candu,1,Candu Pesan,1,Candu Pesan Instan,1,Cerpen,5,Changi,1,Cinta,2,Cipayung,1,Cipayung Plus,1,Cookies and Bakery,1,Cooperative Learning,1,CR7,1,Creative Minority,1,Curhat,1,Danau Toba,2,Dara. Kathulistiwa,1,Deepavali,1,Demokrasi,5,Devide et Impera,1,Dies Natalis PMKRI,1,Dilan,1,Diskusi Publik,1,Diwali,1,DIY,1,Djarot Saiful Hidayat.,1,Dogma,1,Doraemon,1,Dosa,1,DPR,2,Dunia,1,Duterte,1,Dwi,1,Emas,1,Eris,1,ESDM,1,Essai,1,Fakultas Kehutanan,1,Fandis,1,Fase,1,Feminin,1,fenomena,1,FIFA World Cup 2018,1,Film,2,Film Porno,1,Filsuf,1,Forum Orang Muda Dunia,1,Fotografi,1,Fransiskus,1,Freeport,1,Friska Sitorus,2,Fun Walk,1,Game,1,Garuda,1,Gaya Hidup,1,Gender,1,Genre Teks,1,Gereja,2,Gubernur,1,Guru,1,Hak Asasi Manusia,1,HAM,4,Harakiri,1,Harapan,1,Hari,1,Hari Bumi,1,Hari Pahlawan,1,Hati Gajah,1,Hegemoni,1,herbal,1,Hindu,1,Hoax,3,Holiday,1,Hong Kong,1,HUKUM,1,Human Rights,1,Human Trafficking,1,hutan,2,Hymne,1,Ignasius Jonan,1,Imunitas,1,Indonesia bangkit,2,informasi,2,Introver,1,ISKA,1,Istri,1,Jambi,1,Jaya,1,Jepang,1,JK,1,Jokowi,1,Kabupaten Sintang,1,Kalimantan Barat,2,Kampanye Sosial,1,Karakter,1,Katakanlah,1,Katolik,2,Kebosanan,1,Kecanduan,1,Kekerasan Anak,2,Kekerasan Polisi,1,Kekerasan Seksual,2,Kelompok Cipayung,2,Keluarga,3,Kemiskinan,1,Kepemimpinan,1,Kerabat Antropologi,1,Kerja Jaringan,2,Kesepian,1,Kita Indonesia,1,Kitabisa,1,KMK,1,Kominfo,1,Komunis,1,Konflik,1,Konten Negatif,1,Kontribusi,1,Korupsi,4,Koruptor,1,Kostulata,1,Kota,1,KPK,4,KPKR,1,Kreatif,1,Kritik Sastra,4,KSN,2,Kufur,1,Kurnia Patma,2,KWI,2,Larantuka,1,LDKM,1,Lingko Ammi,1,Liovina,1,Literasi,2,LKK,1,Low Budget,1,LPDP,2,Luka,2,Lut_q,1,Mahasiswa,3,mahasiswa katolik,1,maliku,1,Marz,1,Maumere,1,MDGs,1,Media online,1,Media Sosial,3,Membaca,6,Meme,1,Menangis,1,Menkominfo,1,Menulis,4,Mesir,1,Messi,1,Milenial,1,Minder,1,Moral Negara,1,Moralitas Negara,1,Mother Earth,1,MPAB,4,Muda,3,Myanmar,1,Nagakeo,1,Narkoba,1,Nasional,1,Natal,1,Nawa Cita,1,Negro,1,Nilai-nilai,1,Nommensen,1,NTT,3,Opening Ceremony,1,Opini,56,Orang Muda,4,Organisasi,4,Ormas,1,Pahlawan,1,Palopo,1,Pancasila,2,Papua,1,Partai Politik,1,Passport,1,Patriarkis,1,Paus,1,Pedagang,1,Pelantikan,2,Pelantikan Anggota Baru,1,Pematangsiantar,3,Pembelajaran Kooperatif,1,Pemerintah,1,Pemimpin,2,Pemuda,2,Pemudi,1,Pendidikan,4,Pendidikan Indonesia,2,pengabdian,1,pengamat,1,Penonton,1,Penulis,1,Perang,1,Perbedaan,1,Percaya Diri,1,Perempuan,1,perkebunan,1,PERPPU,1,Persimpangan,1,Pesan Instan,1,Pewarta,1,Philosophy Award,1,PMKRI,33,PMKRI Bengkulu,1,PMKRI Cabang Bengkulu,1,PMKRI cabang maumere,1,PMKRI cabang Pematangsiantar,1,PMKRI Cabang Tondano,1,PMKRI Cabang Yogyakarta,1,PMKRI Manokwari,1,PMKRI Pematangsiantar,1,Politikus,1,Politk,1,Pontianak,2,Portugal,1,PPDKS,1,Prancis,1,Presiden,1,Pribumi,1,Puisi,14,Pulang,2,Pulang Kampung,1,Qiana,1,Radikal,1,Radikalisme,2,Refleksi,2,Refleksi Sumpah Pemuda,1,Reformasi,1,Review Buku,2,Riview,1,Robertus Dagul,1,Rohingya,2,Romo Prof. DR. Franz Magnis-Suseno,1,Ronaldo,1,Sahabat,1,Sangge-sangge,1,SBY,1,SDGs,1,SDN Nggoang,1,Sejawat,1,Sekolah,1,Seks,1,serai,1,Simalungun,1,SJ,1,sm3t,1,Sosdodihardjo,1,Sosial,2,Spirit,1,Sriwijaya Air,1,Stadium General,1,Studium Generale,1,Sukses,1,Sulawesi Utara,1,Sumpah Pemuda,1,Surat,1,Surat Terbuka,2,Suster,1,Sydney Opera House,1,Taruna Merah Putih,1,Tembok,1,Thomas,1,Tiga,1,TMP,1,Tomson,2,Tomson Sabungan Silalahi,2,Tri Hari Suci,1,Trip N Vlog,1,TRIP N VLOG #PULANG KAMPUNG,1,Tungku Batu,1,UGM,1,UNIPA,1,Universitas HKBP Nommensen,1,Universitas pakuan bogor.,1,Universitas Tanjungpura,1,UNJ,1,Urban,1,Uruguay,1,UU MD3,1,Valentine,1,Vatikan,1,Vatkian,1,Veteran,1,Vox Point,1,wacana,2,wanita,1,War On Drugs,1,Wartawan,1,WiFi,1,World Youth Forum,1,WYF2017,2,YLBHI,1,Yogen,7,Yogyakarta,1,Zaman Now,1,
ltr
item
katakanlah: KONTRIBUSIKU BAGI INDONESIA
KONTRIBUSIKU BAGI INDONESIA
Ketika saya masih bisa mendeskripsikan harapan itu, harapan itu sangat mungkin terjadi. Persolan menerima harapan, kuncinya adalah memberi harapan. Presiden Amerika John F. Kennedy pernah mengatakan “…ask not what your country can do for you, ask what you can do for your country”. Kalimat itu langsung saya ingat setelah saya melihat bahwa tema essay yang harus pelamar beasiswa LPDP tulis salah satunya adalah bertema Kontribusiku bagi Indonesia.
https://1.bp.blogspot.com/-Ui9rvy2u_yE/Wo7qsYWcGTI/AAAAAAAABek/xJAwioOTrigRWYB0ac8JVC4_sV31fFTJgCLcBGAs/s640/IMG_20180222_230422%255B1%255D.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Ui9rvy2u_yE/Wo7qsYWcGTI/AAAAAAAABek/xJAwioOTrigRWYB0ac8JVC4_sV31fFTJgCLcBGAs/s72-c/IMG_20180222_230422%255B1%255D.jpg
katakanlah
http://www.katakanlah.com/2018/02/kontribusiku-bagi-indonesia.html
http://www.katakanlah.com/
http://www.katakanlah.com/
http://www.katakanlah.com/2018/02/kontribusiku-bagi-indonesia.html
true
8814382905702038148
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All rekomendasi LABEL arsip CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy