Dari Balik Tembok

Gambar: Dok. Pribadi


Di dalam perjalanan hidup ini perlu adanya kesiapan untuk mengakhiri setiap kehidupan. Namun, di dalam perjalanan terkadang kita tidak sengaja menemukan lubang hitam dan itu sangat gelap. Apakah ada persiapan di dalam perjalanan ini dengan segala ketidak siapan. Aku kira semua ini mempunyai kematangan yang tidak cukup untuk sebagian orang dan ini tidak membuat keadilan semata benar. Sesungguhnya ada untuk kita bisa berada di dalam kehidupan yang mungkin ini bukan jalannya atau hanya mengadakan yang tidak benar.

Ketika semua sudah tidak berjalan seperti biasanya dengan sebatas genggaman telapak tangan untuk kau singgahkan sebentar sambil mengeringkan tetesan keringat. Kau percayakan apa yang kau anggap itu hanya semata sebatas tetesan biasa. Ini bukan sekedar cerita singkat dengan kisah rekaan di dalamnya dari manusia yang tidak bertanggung jawab.
Lalu kau upayakan dengan segenap urusan yang menjadi sebatas keinginan dalam sebuah kehormatan yang sangat singkat. Apa perlu seorang yang mengenakan mahkota menjatuhkan rekan tanpa ada pertolongan, saling tatap antara keduanya seakan tidak kenal. Ini bukanlah pertarungan yang merebutkan mahkota. Tapi ini adalah sebuah rekan yang menjatuhkan rekannya.

Aku berpikir ini hanya permainan yang perlu kita mainkan sebelum game over. Segala rintangan yang perlu dipelajari dari awal hingga ada finish sebagai pengakhir kemenangan. Jangan perdulikan racun-racun yang berbisik dari belakang, karena itu yang akan menusuk kita dikemudian hari. Aku perlu banyak belajar dalam menjalani kehidupan ini, masih banyak waktu yang mesti disisipkan walau itu hanya sedikit. Perjalananku belum ada setengah, tapi aku harap perjalanan ini sebagai pengingat dari mana aku berasal.

Aku hanya anak rantau yang mencari makan di  balik tembok-tembok rapat. Meski seperti ini aku mempunyai harapan bahwa di kemudian hari ada sinar putih yang menyelamatkanku dari hitamnya kabut penyebar racun. Semesta menciptakan bentuk tanpa ada kesamaan wajah dan pikiran. Namun, bentuk mempunyai peran di dalam dunia supaya bentuk bisa merasakan bagaimana keegoan masing-masing dalam mempertahankan diri.  

Kita ini manusia yang mampu merasakan dinginnya udara, panasnya matahari dan kebersihan hati seseorang. Dengan  rasa, manusia berhak menilai tentang seseorang di antaranya adalah menilai sikap orang tersebut. Ada jawaban Karena ada pertanyaan. Pertanyaan yang mengandung pemahaman suatu hal. Apa itu? Ini yang perlu kita benahi hingga sekarang.

Wajah sebagai lambang pembeda, supaya manusia tidak keliru untuk membedakan dengan yang lainnya. Hal yang pantas untuk kita jatuhkan, yaitu mendapatkan apa yang kau dapatkan, untuk kepuasan. Apa ini pantas dilakukan seorang rekan. Karena mereka tahu bagaimana caranya bertahan di sebuah instansi. Wajah yang mereka miliki itu hanyalah topeng untuk mendapatkan jabatan yang tidak seberapa.

Ini hanya cerita segelintir orang yang selalu didengar. Cerita seorang pemimpin yang katanya “sangat bodoh, pemimpin yang tidak dipilih melalui proses, pemimpin yang sangat buruk katanya, pemimpin yang tidak punya kerjaan, pemimpin yang hanya bisa memerintah, pemimpin yang bisa menegur tanpa memberi solusi, pemimpin yang ingin dimengerti, pemimpin yang tidak memberi kesan baik bagi rekannya”.

Penonton hanya bisa tertawa di belakang, melihat buruknya sebuah instansi. Mereka yang selalu merengek tanpa ada perlawanan, mereka yang selalu menunduk ketika sudah di hadapannya. Luar biasa, jelekmu di belakang rekanmu, baikmu di depanmu. Senyum  penonton melebar, melihat dari kedekatan dan menganggap ini seperti drama. Pasti tertawa mereka yang melihatnya. Hahaha..., seperlunya, aku hadapkan tanpa mengerti apa-apa dengan maksud untuk saling menyembunyikan.

KOMENTAR

Ads

Nama

.id - Jejak Pencarian,3,1000 Lilin,1,1965,1,2019,1,3 Tahun,1,9 November,1,Adu Domba,1,Advokat,1,Agama,1,Ahok,1,AHY,1,akbid santa benedicta pontianak,1,Aksi 3 Tahun Jokowi-JK,1,Alfred,1,Alumni,1,Anak,2,Ananda,1,Anies,1,Anis Baswedan,1,Antikorupsi,1,Argentina,1,Artikel,25,Asian Games,1,Australia,1,Bahasa,1,Bahasa Inggris,3,Bakti Sosial,1,balaikota Jakarta,1,Bengkulu,1,Berbuah,1,Berita,72,Berita. Sumatra Utara,1,Berjuang,2,Berkarya,2,Berubah,1,Bidan,1,Biografi,1,Bitcoin,1,Black Pather,1,boarding pass,1,Budi Mulia,1,Buku,4,Bumi,1,Bunuh Diri,2,cadar,1,Candu,1,Candu Pesan,1,Candu Pesan Instan,1,Capres,1,Cawapres,1,Cerpen,5,Changi,1,Cinta,2,Cipayung,1,Cipayung Plus,1,Cookies and Bakery,1,Cooperative Learning,1,CR7,1,Crazy Rich Asians,1,Creative Minority,1,Curhat,1,Danau Toba,2,Dara. Kathulistiwa,1,Deepavali,1,Demokrasi,5,Devide et Impera,1,Dies Natalis PMKRI,1,Dilan,1,Diskusi Publik,1,Diwali,1,DIY,1,Djarot Saiful Hidayat.,1,Dogma,1,Doraemon,1,Dosa,1,DPR,2,Drama,1,Dunia,1,Duterte,1,Dwi,1,Emas,1,Eris,1,ESDM,1,Essai,2,Fakultas Kehutanan,1,Fandis,1,Fase,1,Feminin,1,fenomena,1,FIFA World Cup 2018,1,Film,1,Film Porno,1,Filsuf,1,Forum Orang Muda Dunia,1,Fotografi,1,Fransiskus,1,Freeport,1,Friska Sitorus,2,Fun Walk,1,Game,1,Garuda,1,Gaya Hidup,1,Gender,1,Genre Teks,1,Gereja,2,Gubernur,1,Guru,1,Hak Asasi Manusia,1,HAM,4,Harakiri,1,Harapan,1,Hari,1,Hari Bumi,1,Hari Pahlawan,1,Hati Gajah,1,Hegemoni,1,Henry Golding,1,herbal,1,Hindu,1,hoaks,2,Hoax,3,Holiday,1,Hong Kong,1,HUKUM,1,Human Rights,1,Human Trafficking,1,hutan,2,Hymne,1,Ignasius Jonan,1,Imunitas,1,Indonesia bangkit,2,informasi,2,Introver,1,ISKA,1,Istri,1,Jambi,1,Jaya,1,Jepang,1,JK,1,Jokowi,1,Kabupaten Sintang,1,Kalimantan Barat,2,Kampanye Sosial,1,Karakter,1,Katakanlah,1,Katolik,2,Kebosanan,1,Kecanduan,1,Kekerasan Anak,2,Kekerasan Polisi,1,Kekerasan Seksual,2,Kelompok Cipayung,2,Keluarga,3,Kemiskinan,1,Kepemimpinan,1,Kerabat Antropologi,1,Kerja Jaringan,2,Kesepian,1,Kita Indonesia,1,Kitabisa,1,KMK,1,Kominfo,1,Konflik,1,Konten Negatif,1,Kontribusi,1,Korupsi,4,Koruptor,1,Kostulata,1,Kota,1,KPK,4,KPKR,1,Kreatif,1,Kritik Sastra,5,KSN,2,Kufur,1,Kurnia Patma,2,KWI,2,Larantuka,1,LDKM,1,Lingko Ammi,1,Liovina,1,Literasi,2,LKK,1,Low Budget,1,LPDP,2,Luka,2,Lut_q,1,MABIM,1,Mahasiswa,3,mahasiswa katolik,1,maliku,1,Maluku,1,Marz,1,Maumere,1,MDGs,1,Media online,1,Media Sosial,3,Membaca,6,Meme,1,Menangis,1,Menkominfo,1,Menulis,4,Mesir,1,Messi,1,Milenial,1,Minder,1,Mohctar Lubis,1,Moral Negara,1,Moralitas Negara,1,Mother Earth,1,MPAB,6,Muda,4,Myanmar,1,Nagakeo,1,Narkoba,1,Nasional,1,Natal,1,Nawa Cita,1,Nilai-nilai,1,Nommensen,1,NTT,3,Opening Ceremony,1,Opini,58,Orang Muda,4,Organisasi,4,Ormas,1,Pahlawan,1,Palopo,1,Pancasila,2,Papua,1,Partai Politik,1,Passport,1,Patriarkis,1,Paus,1,Pedagang,1,Pelantikan,2,Pelantikan Anggota Baru,1,Pematangsiantar,3,Pembelajaran Kooperatif,1,Pemerintah,1,Pemimpin,2,Pemuda,3,Pemudi,1,Pendidikan,4,Pendidikan Indonesia,2,pengabdian,1,pengamat,1,Penonton,1,Penulis,1,Peradaban,1,Perang,1,Perbedaan,1,Percaya Diri,1,Perempuan,2,perkebunan,1,PERPPU,1,Persimpangan,1,Pesan Instan,1,Pewarta,1,Philosophy Award,1,PMKRI,33,PMKRI Bengkulu,1,PMKRI Cab. Palopo,1,PMKRI Cabang Bengkulu,1,PMKRI cabang maumere,1,PMKRI cabang Pematangsiantar,1,PMKRI Cabang Tondano,1,PMKRI Cabang Yogyakarta,1,PMKRI Manokwari,1,PMKRI Pematangsiantar,4,Politikus,1,Politk,1,Pontianak,2,Portugal,1,PPDKS,1,Prancis,1,Presiden,1,Pribumi,1,psikologi,1,Puisi,17,Pulang,2,Pulang Kampung,1,Qiana,1,Radikal,1,Radikalisme,2,Refleksi,2,Refleksi Sumpah Pemuda,1,Reformasi,1,Review Buku,2,Riview,1,Robertus Dagul,1,Rohingya,2,Romo Prof. DR. Franz Magnis-Suseno,1,Ronaldo,1,Sahabat,1,Sangge-sangge,1,SBY,1,SDGs,1,SDN Nggoang,1,Sejawat,1,Sekolah,1,Seks,1,serai,1,Simalungun,1,Sinetron,1,SJ,1,sm3t,1,Sosdodihardjo,1,Sosial,2,Spirit,1,Sriwijaya Air,1,Stadium General,1,Studium Generale,1,Sukses,1,Sulawesi Utara,1,Sumpah Pemuda,2,Surat,1,Surat Terbuka,2,Suster,1,Sydney Opera House,1,Taruna Merah Putih,1,Tembok,1,Thomas,1,Tiga,1,TMP,1,Tomson,2,Tomson Sabungan Silalahi,4,Tri Hari Suci,1,Trip N Vlog,1,TRIP N VLOG #PULANG KAMPUNG,1,Tungku Batu,1,UGM,1,UNIPA,1,Universitas HKBP Nommensen,1,Universitas pakuan bogor.,1,Universitas Tanjungpura,1,UNJ,1,Urban,1,Uruguay,1,UU MD3,1,Valentine,1,Vatikan,1,Vatkian,1,Veteran,1,Visi,1,Vox Point,1,wacana,2,wanita,1,War On Drugs,1,Wartawan,1,WiFi,1,World Youth Forum,1,WYF2017,2,YLBHI,1,Yogen,7,Yogyakarta,1,Zaman Now,1,
ltr
item
katakanlah: Dari Balik Tembok
Dari Balik Tembok
Ketika semua sudah tidak berjalan seperti biasanya dengan sebatas genggaman telapak tangan untuk kau singgahkan sebentar sambil mengeringkan tetesan keringat.
https://scontent.fcgk1-1.fna.fbcdn.net/v/t1.0-9/26804456_2084333901591807_3543535530810181822_n.jpg?oh=0884582727d36ad92051d06f57d1aef2&oe=5B110004
katakanlah
https://www.katakanlah.com/2018/02/dari-balik-tembok.html
https://www.katakanlah.com/
https://www.katakanlah.com/
https://www.katakanlah.com/2018/02/dari-balik-tembok.html
true
8814382905702038148
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All rekomendasi LABEL arsip CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy